Rumah bagi Saya



Sejauh apa pun saya pergi, selama apapun saya pergi. Saya selalu ingin pulang kerumah. Saya selalu merindukan rumah. Dan Anda adalah rumah bagi saya.

Semarah apapun saya. Meski bertemu dengan siapapun diluar sana yang lebih menyenangkan. Senyaman apapun saya diluar. Saya selalu ingin pulang. Dan Anda adalah tujuan saya untuk pulang. Karena Anda adalah rumah bagi saya.

Anda...

Karena Anda yg telah mengacaukan hati saya sejak saya masih SMA hingga saat ini.


Tidak ada yang bisa mengacaukan hati saya seperti Anda.
Saya merasa resah bila jauh, merasa rindu jika tidak bertemu.
Membuat saya menangis jika Anda pulang.

Dan Anda membuat saya jatuh sejatuh"nya.
Saya jatuh cinta. Iyaa...
Saya jatuh cinta dengan Anda yg mengacaukan hati saya setiap hari selama 5 tahun ini.

Dan anehnya saya merasa senang melihat Anda tersenyum. Melihat mata Anda membuat saya ingin mengabdikan hidup saya selamanya bersama Anda

Hanya Anda yg mampu menjatuhkan saya. Dan juga hanya Anda yg bs membuat saya bangkit.
Tidak ada org lain.

Karena hanya nama Anda yg selalu tersemat di dalam doa saya ketika menjelang tidur. Dan itu terjadi secara otomatis.

Saya tidak akan memberikan Anda harapan tinggi. Karena saya yang akan membantunya mencapai harapan itu.

Meski terkadang saya nakal. Maafkan saya, karena saya hanya perempuan yg sedang dalam masa labil.

Saya sibuk dengan dunia saya. Dengan hobi" saya. Dengan teman" perempuan saya. Saya adalah remaja akhir yg mencari jati diri.
Dan beruntungnya saya mempunyai Anda sebagai tempat untuk kembali.

Anda seperti Ayah yg selalu memarahi saya jika salah. Anda seperti Ibu yg menyayangi saya jika saya sakit. Anda seperti Ayah dan Ibu yg menasehati saya untuk menjadi seorang wanita yg dewasa.

Jika Ayah, Ibu, Kakak, dan Adik adalah dunia. Maka Anda adalah dunia saya. Karena Anda seorang Papa, seorang Mama, seorang Kakak, dan seorang Adik bagi hidup saya

Bagaimana jika Anda tidak ada?

Saya akan hancur. Karena rumah dan dunia saya hilang...
Saya tidak akan membangun rumah lagi dan mengizinkan orang lain menjadi dunia saya. Karena ini semua hanya untuk Anda.

Saya akan berusaha untuk Anda.

Betapa berharganya Anda di hidup saya. Tidak kah Anda melihatnya?

Saya mencintai Anda . . . . . .
Maukah Anda menikahi saya? Menjadikan saya Ibu dari anak" Anda. Menua bersama saya dan melihat cucu" kita tumbuh dengan bahagia.
Tidak masalah tentang pertemuan kita yang begitu singkat. Itu membuat saya menghargai setiap pertemuan bersama Anda. Saya yakin Anda akan jadi Ayah dan Suami yang hebat.
Mari membangun semua itu bersama" dengan saya. Menciptakan keluarga, kebahagiaan, kasih sayang dan kehangatan di dalam rumah.
Saya akan menyiapkan sarapan untuk anak" dan Anda. Dan menunggu Anda pulang dengan lelah di teras rumah.

Maukah Anda menikahi saya?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senja

Doa Berdinding Ratapan

Setiap potong pertemuan.