Dear Rey
Hey Rey
Aku senang melihat kamu mengikhlaskan
Bukan…bukan…
Bukan karena aku tidak ingin bersamamu lagi, aku
menikmatinya
Setiap senandung riang maupun sedih bersamamu
Aku menikmatinya….
Entah itu riuh gaduh atau hembusan lembut yang menenangkan
Kamu istimewa….
Bagaimana lagi aku menjelaskannya, aku telah terlalu
melukaimu.
Bahkan sejak awal kita bertemu kan??
Harusnya aku tidak dapat ampun untuk sebuah hukuman
Tapi kamu adalah orang paling sabar yang pernah aku temui
Kamu sempurna
Tidak ada yang bisa menandingi cintamu…
Kamu adalah pangeran tanpa sayap yang dikirim Tuhan untukku
Tapi sayangnya aku menghempaskanmu
Aku tau ini akan menjadi cambukan kecil tapi melukai parah
di hatimu…
Tapi bagaimana lagi. aku tidak ada pilihan lain.
Kamu terlambat Rey…
Aku tidak menyalahkanmu soal keterlambatan itu
Tapi mungkin memang kita dipertemukan hanya untuk itu
Percayalah dengan Tuhan…
Dia membawakanmu seseorang yang lebih segalanya dari
kenangan kita
Semoga kamu mengampuniku Rey.
Dan semoga Tuhan pun juga.
Maafkan Aku
Komentar
Posting Komentar