Setidaknya

Aku tau, semua yang telah menjadi kenangan itu
Tidak akan pernah mudah untuk dilupakan
Tidak peduli kenangan itu bahagia atau sakit.

Aku menikmati proses ini detik per detik, menit demi menit.
Aku tidak berusaha melupakannya...

Sengaja.... Ya memang aku sengaja

Karena banyak pepatah mengatakan.
Jika luka, semakin kau melupakannya akan semakin sakit, dan anehnya.

Jika bahagia, semakin kau melupakannya akan lebih sakit.
Jadi aku akan menikmatinya dengan kedamaian ini.

Berusaha terbang lagi, meski sayapku tak sempurna.

Aku yakin kamu akan bahagia, meski sama-sama merasakan luka yang begitu dalam. Karena sayapmu lebih baik dariku.

Memang terkadang jika difikir, kenapa Tuhan tidak pernah adil. Memisahkan 2 orang yang berbahagia tanpa alasan.

Hukun alam memang rumit, tidak ada 1 makhluk pun yang mengetahui.

Setidaknya, terimakasih kamu pernah merayuku, dengan rayuan payah yang tak bermakna tapi aku suka.

Terimakasih . . . Rayuanmu membungkus luka uni menjadi tetap utuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senja

Doa Berdinding Ratapan

Setiap potong pertemuan.