Keterkaitan Antara Keindahan dan Bersyukur
Seandainya kalian tau bersyukur dan
senja bisa menjadi satu paket untuk mendekatkan diri kepada Allah. Kali ini
saya akan membahas tentang kehebatan senja. Taukah kalian aku sangat mengagumi
senja. Entah kenapa tapi dikala aku melihat butiran-butiran awan merah marun
itu, seakan hidupku ringan terbawa angan. Kehangatan yang luar biasa membuat
hati yang mungkin galau, akan lenyap ketika aku melihatnya. Bahkan aku pernah
sangat suka dengan fanpage yang tak sengaja aku baca di beranda facebook. “
kenapa langit senja itu memukau?? Karena matahari bergelayut malas dikaki langit, sekali dia
terpeleset tak akan ada lagi senja, hanya tertinggal gelap dan deburan ombak”.Nah
itu hanya sedikit alasanku menikmati ciptaan Allah yang luar biasa itu, masih
banyak lagi yang lain. Seperti disaat sore hari yang cerah itu selalu ada tawa
kecil di keluargaku, saling menyapa setelah seharian lelah dengan aktifitas
masing-masing.Dengan secangkir teh buatan mama dan peluk hangat dari senyuman
saudara-saudaraku, aku sangat menikmatinya. Lalu apakah kalian juga pernah
memikirkan keindahan-keindahan ciptaan
tuhan lainnya? Yang mungkin lebih memukaukan mata dari pada senja.
Aku
jadi teringat pernah membaca sebuah novel karangan dari Bang Tere Liye yang
judulnya “ Rembulan Tenggelam Diwajahmu”. Aku yakin kalian pasti tak asing
dengan novel yang begitu memukau ini. Katakan saja nama pemeran utamanya Ray,
dia hampir sama denganku, senang melihat dan memperhatikan keindahan tuhan.
Tapi bedanya ialah ia suka sekali memperhatikan rembulan. Segala permasalahan
maupun kesenangannya, ia tak pernah melewatkan waktu melihat sang rembulan.
Karena sikapnya itu dikala ia sedang sakit dan hidupnya tak akan lama lagi. Sang malaikat
datang memberikan dia kesempatan 5 pertanyaan dan 5 jawaban. Sekaligus
memberikan dia waktu untuk memperbaikinya hanya 5 hari. Hebat bukan novel Bang
Tere ini, mungkin aku tau ini sangat mustahil karena itu hanya sebuah cerita
fiksi. Tapi apa salahnya ketika kita menatap lamat-lamat hasil karya sang tuhan, lalu mengucapkan beribu-ribu syukur atas segala nikmat.
Yakin saja berjuta malaikat di Arsy sedang memperhatikan kita, dan ikut berdoa
untuk semua kebaikan dan dosa-dosa kita. Bukankah di Al-Quran juga dijelaskan
bahwa kita harus memperhatikan karya tuhan dan patut bersyukur atas semuanya.
Jadi
teman-teman tidak ada sedikit saja di dunia ini yang yang tak patut kita
syukuri, contohnya tadi ialah senja. Dengan hanya melihat awan merah marun
karena matahari mulai tenggelam itu saja kita bisa belajar bersyukur. Coba
bayangkan bagaimana jika kita mengamati keindahan lainnya?. Pasti serasa dekat
dengan Allah dan semakin tenang jiwa kita, hanya karena banyak bersyukur.
Terapkan saja sesekali dikehidupan kalian, lupakan sejenak teriknya siang yang
menegangkan kepala, bersantai sedikit menyeruput secangkir teh didepan jendela
sambil memandangnya. Aku tidak menjamin apakah kalian menyukainya, tapi
setidaknya jika memang kalian benar-benar jenuh dengan keadaan, sedangkan tak
ingin mencurahkannya kepada orang lain. Kalian bisa mengikuti saran ini,
pikirkan saja segala hal yang terpendam dihati lalu lihat keindahan semua itu,
seketika hati akan mengucap banyak-banyak syukur yang bahkan kita sendiri akan
bingung merasakan tingkah laku yang begitu dahsyatnya ketika kita bersyukur
atas keindahan-keindahan Allah azza wajalla. Itu hanyalah sekelumit kisahku
tentang keistimewaan bersyukur dan aku telah merasakan banyak sekali
kehebatannya. Semoga dapat menginspirasi JJ
Komentar
Posting Komentar