Sebait kenangan masa lalu
Mengapa dulu kamu menungguku untuk ketidakjelasan selama beberapa waktu yang lama? Tentu aku adalah gadis remaja yang masih kesana kemari menikmati hidup. Mengapa kamu menungguku dengan bodohnya? Mengapa kamu mau membelikanku jajan yang tidak murah harganya untuk sekali makan, padahal penghasilanmu saat itu bisa dibilang belum mapan. Aku tau kamu selalu berangkat pagi-pagi buta untuk mengunjungi ku di kota lain membawa rindu itu setelah beberapa bulan tidak bertemu. Dan pulang larut malam untuk kembali beraktivitas esok harinya dengan rindu yang terbayarkan katamu, meski aku banyakan manyun nya ketika bertemu. Kenapa kamu melakukan itu? Apakah seistimewa itu?.... Kamu hebat, bertahun-tahun bisa bertahan dengan kekanakan ku. Meski jarang bertemu. Terkadang aku merasa kasihan, karena terlihat ketulusan itu di letihnya penantian yang seperti tak berujung. Tapi dasar aku perempuan egois, aku tidak peduli. Dan hanya kamu yang mau bertahan dengan perempuan egois ini. Yan...