Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Toh Buat Apa?

Toh buat apa? Saya mati-matian merayu agar menjadi milik saya tapi jika bukan itu yang dia inginkan. Toh buat apa? Saya mempertahankan orang yang inginnya terlepas Saya capek berada di belakang atau di depan. Saya ingin di samping, berbagi bersama-sama. Bukan milikku ya milikku. Milikmu ya milikmu. Tapi saya ingin milikku juga milikmu dan sebaliknya. Saya tidak ingin menjadi ratu, atau bahkan babu. Saya ingin menjadi pendamping. Mendengar semua ceritanya. Bukan hanya disanjung atau dimaki. Didorong atau dipaksa. Saya ingin dibimbing.

Jatuh Cinta Ratusan Kali

Aku fikir akan terlihat mudah ketika memasuki kampus ini, awalnya aku sumringah, tp tiba" aku nelangsa. Banyak peraturan yang harus aku jalani. Dibalik semua ketidakadilan ini aku mengumpat ribuan kali. Sangatlah menyita banyak fikiranku tentang tidak boleh ini dan itu.  Sampai saatnya kamu datang,  membuat hati ini luluh lantak tak terdefinisikan.  Jiwa ini rapuh kala melihat senyuman itu tak berpenghujung kpd ku...  Aku melihat pancaran sinar yg indah dari dua bola matamu. Iya maksudku berbinar, sangat mempesonakan. Dan aku baru menyadarinya setelah selama ini memperhatikanmu tanpa koma dan jeda, bahwa aku jatuh cinta ratusan kali setiap hari setiap ingat kamu.  Aku kira jatuh cinta hanya sebercanda itu.  Tapi sialnya aku benar-benar jatuh cinta kepadamu. bukan lagi sebuah mitos atau sekedar omong kosong belaka. Aku merasa setiap hari ada ratusan kupu-kupu menari diantara dada dan perutku.  D...

Menahan Diri dari Jatuh Hati

Aku membaca chat ini puluhan kali setiap hari.  Aku sedang menahannya agar tak menjadi ratusan atau bahkan ribuan kali. Sulit menahannya agar tak menjadi jatuh hati.   Bagimu gampang sekali memperlakukan siapa saja menjadi istimewa, tapi sulit bagiku menahannya dari keimananku menjadi taat kepada Rabbi. Chat ini semacam kerikil, yang dapat menjadikanku jatuh setiap waktu. Dan aku sungguh benar sedang menahan diri dari jatuh hati.  Bisakah kau juga menjaga wahai akhi?,  tolong jangan hadir dalam mimpi. Aku capek menjadi drama setelah terbangun, lalu berharap cemas menunggu chat mu.  Aku berharap kamu memahaminya, bantu aku untuk menahan diri dari jatuh hati.  Dan jangan karena memang sengaja kamu sandungkan untukku agar aku terjatuh.  Tuntunlah aku jika memang ingin menjadikanku milikmu, jangan jatuhkan aku.

Kamu Keterlaluan